animasi  bergerak gif

Islam

Lounge Islam, Sejarah Islam, FAA (Fiqih dan Aqidah Akhlak) dan Tips-Trik Islam

Medical

Lounge Medical, Buah dan Sayur, Ibu dan Anak, Seks, dan Tips-Trik Medical

Dalliance

Video, Musik, Lirik Lagu, dan Komik

Komputer

Lounge Komputer, Sejarah Komputer, Hardware dan Software, Internet dan Jaringan, dan Tips-Trik Komputer

Trade

Kedai QQ, Rael Toko Plastik, dan Dlapak

Rifki As

And this is about me

Thursday, January 01, 2026

AQIQAH

AQIQAH

PENGERTIAN AQIQAH

Aqiqah adalah ibadah penyembelihan hewan (kambing, sapi, unta) sebagai ungkapan rasa syukur orang tua atas kelahiran seorang anak, yang lazimnya dilaksanakan pada hari ketujuh, sekaligus menandai pemberian nama dan pencukuran rambut bayi.

SEJARAH AQIQAH

Aqiqah adalah tradisi atau kebiasaan bangsa arab yang sudah ada sejak zaman jahiliyah sebagai bentuk ungkapan syukur atas kelahiran anak, namun dengan ritual keliru seperti melumuri kepala bayi dengan darah hewan. Kemudian Islam meyempurnakan melalui Nabi Muhammad SAW, mengganti ritual darah dengan minyak wangi dan menjadikan ibadah sunnah muakkad yang lebih bersih, penuh makna dan melibatkan pembagian daging kepada fakir miskin sebagai wujud syukur dan kepedulian. Seperti yang diriwayatkan dalam hadits : “Dahulu kami dimasa jahiliyah apabila salah seorang diantara kami mempunyai anak, ia menyembelih kambing dan melumuri kepalanya dengan darah kambing tersebut. Setalah datang islam, kami menyembelih kambing, mencukur rambut bayi dan melumurinya dengan minyak wangi”. (HR. Abu Daud dari Buraidah).

*https://nusantaraaqiqah.id/sejarah-singkat-tentang-ibadah-aqiqah/

AQIQAH ZAMAN JAHILIYAH

·         Praktik : Menyembelih hewan saat bayi lahir, terutama bayi laki laki.

·         Ritual : Darah hewan disapukan kekepala bayi sebagai persembahan berhala.

·         Makna : Simbol kebanggaan dan ritual adat.

AQIQAH YANG DISEMPURNAKAN ISLAM (MASA NABI MUHAMMAD SAW)

·         Praktik : Menyembelih

·         Ritual : Darah diganti dengan minyak wangi setelah rambut bayi dicukur.

·         Landasan : Menjadi sunnah muakkad (sangat dianjurkan) sebagai ungkapan syukur kepada Allah.

·         Implementasi : Daging dibagikan kepada kerabat, tetangga dan kaum dhuafa, bukan hanya untuk keluarga sendiri.

·         Contoh : Nabi mengaqiqahkan cucunya (Hasan & Husein) dengan kambing.

HUKUM AQIQAH

·           Imam Hanafi / Abu Hanifah berpendapat hukum aqiqah adalah mubah, boleh dilakukan (tidak wajib, tidak pula sunnah). Sebagaimana acuan haditsnya ialah “

·           Imam Syafi’i berpendapat hukum aqiqah adalah sunnah muakkad, sunnah yang sangat dianjurkan namun bukan berarti wajib. Sebagaimana acuannya haditsnya ialah “

·           Ulama Zahiriyah (Wajib)  Acuan haditsnya ialah “Setiap anak (yang lahir) itu digadaikan dengan (jaminan) aqiqahnya yakni disembelihkan aqiqah baginya pada hari ketujuh,diberi nama dan dicukur rambutnya”. (HR. Tirmidzi & Abu Daud).

 

Apakah Aqiqah Wajib Bagi Orang Tua yang Memiliki Anak yang Sudah Baligh?

Aturan aqiqah dalam Islam tertulis dalam salah satu hadits riwayat Tirmidzi, yaitu:

عَنْ سَمُرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ‌الغُلَامُ ‌مُرْتَهَنٌ ‌بِعَقِيقَتِهِ ‌يُذْبَحُ ‌عَنْهُ ‌يَوْمَ ‌السَّابِعِ، ‌وَيُسَمَّى، ‌وَيُحْلَقُ ‌رَأْسُهُ

Artinya: Dari Samurah, ia berkata, Nabi bersabda: Seorang bayi itu digadaikan dengan (jaminan) aqiqahnya; aqiqah itu disembelih pada hari ketujuh (dari hari kelahiran), (pada hari itu pula) si bayi diberi nama dan dipotong rambutnya (HR Sunan al-Tirmidzi 4/101, dalam kitab Al-Adlaha bab Al-aqiqah).

Untuk melakukan aqiqah, para orang tua mempersiapkan kambing atau domba dengan jumlah yang berbeda tergantung jenis kelamin anak. Hewan aqiqah untuk anak perempuan cukup 1 ekor, sedangkan anak laki-laki 2 ekor kambing atau domba.

Salah satu anjuran untuk melakukan aqiqah anak ketika anak berusia 7 hari. Akan tetapi, bila orang tua berhalangan untuk melakukan aqiqah saat anak berusia 7 hari, Anda tetap bisa melakukan aqiqah di hari ke-14 atau ke-21.

Bagaimana bila anak sudah menginjak usia di atas 1 tahun tapi belum juga melakukan aqiqah? Orang tua masih bisa melakukan aqiqah kepada anak sebelum anak baligh.

Setelah anak sudah memasuki usia atau fase baligh, maka kewajiban orang tua untuk mengaqiqahkan anaknya menjadi gugur. Sebab itu ibadah aqiqah bersifat sunah muakkadah.

Hukum Aqiqah Setelah Dewasa

Hal yang sering menjadi dilema ketika anak yang sudah menginjak usia dewasa dan belum diaqiqahkan oleh orang tuanya semasa kecil. Sewaktu ingin berkurban, maka timbul pertanyaan qurban dulu atau aqiqah dulu?

Mengingatkan sedikit penjelasan bahwa peran orang tua untuk mengaqiqahkan anaknya menjadi gugur bila anak sudah memasuki fase baligh.

Syaikh Hasbullah dalam Riyadul Badi’ah mengatakan bahwa:

والمخاطب بها من تلزمه نفقة المولود إن أيسر بها قبل مضي ستين يوما من الولادة ويستمر طلبها منه حينئذ إلى بلوغ المولود

Artinya: Yang terkena perintah aqiqah adalah orang yang wajib menafkahi anak yang dilahirkan bila ia mampu melakukannya sebelum lewat 60 hari sejak kelahiran anak. Perintah tersebut tetap berlangsung sampai anak mencapai baligh." (Hasbullah, Riyadlul Badi'ah hamisy At-Tsimar Al-Yaniah, [Maktabah Alawiyah Semarang,tt.]).

Kendati demikian, Anda tetap bisa melakukan aqiqah untuk diri sendiri. Hukum melakukan aqiqah mandiri di usia dewasa tidak wajib namun sangat dianjurkan.

Menurut Syaikh Abu Bakar Syatha yang tertulis dalam kitab I’anatut Thalibin menjelaskan bahwa orang yang sudah berusia baligh dan orang tuanya belum melakukan kewajibannya beraqiqah, maka disunnahkan melakukan aqiqah mandiri.

Hanya saja bila dihadapkan dengan pilihan, qurban dulu atau aqiqah dulu, lebih dianjurkan lagi untuk melakukan qurban. Mengapa demikian?

Sebab melakukan aqiqah merupakan tanggung jawab orang tua. Sekalipun Anda tetap diperbolehkan untuk melakukan aqiqah mandiri, lebih dianjurkan lagi menyembelih kambing dengan tujuan untuk melakukan qurban.

*https://www.megasyariah.co.id/id/artikel/edukasi-tips/donasi-dan-amal/hukum-aqiqah-setelah-dewasa#:~:text=Apakah%20Aqiqah%20Wajib%20Bagi%20Orang%20Tua%20yang%20Memiliki%20Anak%20yang%20Sudah%20Baligh?&text=Artinya:%20Dari%20Samurah%2C%20ia%20berkata,ibadah%20aqiqah%20bersifat%20sunah%20muakkadah.

TATA CARA MELAKSANAKAN AQIQAH

WAKTU TERBAIK PELAKSANAAN AQIQAH

Menurut mayoritas ulama, waktu paling utama untuk aqiqah adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran si bayi. Namun, terdapat perbedaan pendapat dikalangan ulama mengenai fleksibilitas waktu :

·         Sayyidah Aisyah & Imam Ahmad berpendapat aqiqah bisa dilakukan pada hari keempat belas (14) atau kedua puluh satu (21) jika hari ketujuh terlewat.

·         Imam Malik berpendapat bahwa jika tidak sempat pada hari ketujuh, aqiqah tetap sah dilakukan saat keluarga sudah mampu dan siap.

*https://aqiqahnurulhayat.com/news/sejarah-aqiqah-dalam-islam/

PERBEDAAN AQIQAH DENGAN QURBAN

Perlu diingat bahwa pembagian daging aqiqah berbeda dengan daging kurban. Daging aqiqah disunnahkan untuk dibagikan dalam kondisi sudah matang atau sudah dimasak, sedangkan kurban biasanya dibagikan saat masih mentah.

*https://aqiqahnurulhayat.com/news/sejarah-aqiqah-dalam-islam/